Gina S. Noer kembali menghidupkan cerita lanjutan dari film Dua Garis Biru (2019) setelah berselang lima tahun. Dua Hati Biru diangkat dengan konflik serta isu yang cukup familiar dengan masyarakat di tanah air.
Melalui konfrensi pers Epicentrum XXI pada Kamis (7/3),
Starvision dan Wahana Kreator merilis perdana teaser poster dan trailer film.
Penonton pastinya tak asing dengan teaser poster yang menampilkan Dara dan Bima
lagi-lagi berada di balik selimut, namun kali ini bersama anak mereka, Adam.
![]() |
| Sumber: Instagram @starvisionplus |
Dua Hati Biru akan menyajikan kisah dua remaja yang tadinya
adalah sepasang kekasih, lalu sekarang keduanya berusaha menjadi orang tua muda
dengan visi yang tak sejalan, juga konflik-konflik tambahan seperti rumitnya
hubungan antara mertua dan menantu. Dua Hati Biru juga menyelipkan pesan moral
akan tanggung jawab yang dihadapi keluarga muda.
Angga Yunanda kembali memerankan sosok Bima, Angga akan beradu akting dengan Aisha
Nurra Datau sebagai Dara yang menggantikan Zara Adisty. Gina selaku sutradara
tidak menjelaskan secara detail alasan bergantinya pemain, namun menurut Gina,
hal ini berkaitan dengan kontrak.
“Jadi ketika kenapa akhirnya Zara yang kita sayangi sekali
gitu berubah perannya, tidak berada di sini lagi dan perannya menjadi Nurra,
kalau menurut saya itu memang bagian dari tumbuh gitu. Ketika kita diskusi sama
Zara, kita dikontrak memang ada di area itu, Allah menakdirkan dan menjodohkan
Nurra untuk ada di Dua Hati Biru,” tegas Gina, dalam sesi konferensi pers tersebut.
Di kesempatan kali ini pun Gina tak sendiri, Dinna Jasanti
ikut berkolaborasi dalam menyutradarai film layar lebar ini. “Lewat kolaborasi
ini, harapannya penonton bisa memetik pelajaran dan juga pengalaman menarik
dari dunia Bima dan Dara yang baru setelah 4 tahun,” ungkap Dinna.
Gina menghadirkan kelanjutan kisah Bima, Dara, dan Adam
sebagai persembahan istimewa bagi seluruh keluarga di Indonesia. Karya ini
membawa pesan bahwa kehangatan keluarga merupakan hal yang patut diperjuangkan.
Bagi generasi muda, khususnya para keluarga muda di Indonesia, kisah ini
diharapkan mampu membangkitkan semangat untuk terus belajar mencintai dengan
lebih baik, terutama di tengah dunia yang penuh dengan tantangan.
“Kami menghadirkan Dua Hati Biru agar dapat ditonton bersama keluarga sebagai penutup dari momen Lebaran 2024 dengan mengangkat tema keluarga, kami berharap film ini dapat membawa manfaat dan hiburan bagi penonton film Indonesia bersama keluarganya,” ungkap Chand Parwez Servia, produser Dua Hati Biru.
[SB]

Komentar
Posting Komentar